Rumah Adat Sulawesi Selatan

Rumah Adat Sulawesi Selatan – Sulawesi merupakan sebagian pulau dari Negara Indonesia. Pulau sulawesi ini pun terbagi bagi, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Timur.

Rumah adata Tongkonan memang lah terkenal, namun apakah kamu tau selain Tongkonan pun masih ada banyak lagi. Seperti rumah adat SulSel dari suku Makassar, rumah adat SulSel dari suku Bugis, rumah adat SulSel dari suku Luwuk, dan masih banyak lagi.

Semua rumah adat yang ada disini mempunyai arti atau makna tersendiri. Nah berikut ini merupakan rumah ada Sulawesi Selatan.

1. Rumah Adat Suku Makassar

rumah adat sulawesi selatan suku makassar
image source from daengcelebes.blogspot.com

Rumah adat dari Suku Makassar ini sedikit berbeda dengan suku yang lain. Rumah adat Sulawesi Selatan ini disebut dengan Balla. Balla ini memiliki bentuk seperti panggung yang tingginya hingga 3 meter.

Rumah Balla ini ditopang dengan menggunakan kayu yang berjumlah 5 penopang kearah belakang dan 5 penopang kearah samping. Namun ada juga yang 6 penopang kearah belakang, biasanya yang mempunyai 6 penopang hanya orang yang kaya saja.

Atap rumah Makassar berbentuk seperti sadel runcing menghadap ke bawah. Atap rumah bisa dibuat dari rumbi, ijuk, alang alang, nipah, atau bambu. Uniknya, di bagian atas atap yang berbatasan dengan dinding ada bentuk segitiga yang disebut timbaksela.

Berikut ini adalah beberapa bagia dari rumah Balla :

  1. Timbaksela, bentuk segitiga di bagian atas atap, ini adalah penanda status kerajaan seseorang.
  2. Dego-dego, bagian ini adalah ruangan kecil seperti teras, yang terletak di bagian luar rumah.
  3. Kala Balla, ini adalah bagian dari rumah yang terdiri dari beberapa kamar, dibuat dari pintu masuk ke belakang.
  4. Paddaserang Dallekang, sebuah kamar tamu yang terletak setelah pintu masuk.
  5. Paddaserang Tangnga, ruang tamu atau ruang keluarga terbatas, hanya untuk anggota keluarga.
  6. Paddaserang Riboko, ruang belakang tempat ada kamar yang disediakan untuk anak perempuan yang masih anak perempuan.
  7. Balla Pallu, dapur yang terletak di belakang rumah, berada di posisi yang lebih rendah daripada kamar lainnya.
  8. Pammakkang, yang letaknya di bawah atap, sama dengan loteng.
  9. Siring, sebuah gudang yang ada di bagian bawah rumah.

2. Rumah Adat Suku Toraja

rumah adat sulawesi selatan suku toraja
Image source from bramblefurniture.com

Rumah adat Sulawesi Selatan dari suku Toraja disebut Tongkonan.

Tongkonan berdiri di atas kayu yang dipahat dengan warna merah, hitam dan kuning.

Bangunan ini melambangkan hubungan dengan leluhur, sehingga digunakan sebagai pusat spiritual.

Bentuk rumah kayu di atas panggung, dengan tiga bagian utama, yaitu ulu banua (atap), kalle banua (badan rumah), dan suluk banua (kaki rumah)

Tongkonan pun juga mempunyai 3 jenis yang dikenal masyarakat, yakni:

  1. Tongkonan layuk, temoat kekuasaan paling tinggi, semua hal yang bersangkutan dengan pemerintahan dilakukan.
  2. Tongkonan Pekanberan [pekaindoran], pemilik dari tongkonan ini merupakan anggota keluarga yang berkududukan atau pun orang penting dalam adat mereka.
  3. Tongkonan Batu, tongkonan yang satu ini merupakan tongkonan yang dipakai Masyarakat Toraja biasa.

3. Rumah Adat Suku Bugis

rumah adat suku bugis
Image source from andronought.blogspot.com

Berbeda dengan suku lain, orang Bugis menjunjung tinggi adat Sulawesi Selatan dan terintegrasi dengan adat istiadat Islam. Dengan kombinasi ini, membuat rumah tradisional Bugis yang khas memiliki desain rumah yang cukup unik. Rumah tradisional suku Bugis terletak di arah pembangunan, dengan mengarahkan bangunan ke arah Kiblat.

Rumah Suku Bugis dibagi menjadi tiga bagian,yaitu :

  1. Bagian Rakkaeng, tempat ini biasanya sebagai tempat penyimpanan barang yang berharga.
  2. Bagian Bola atau Kalle Bala, tempat ini adalah tempat pribadi bagi si pemilik rumah, seperti kamar tidur, ruang tamu, sampai dapur.
  3. Bagia Awasao atau Passiringan, tempat yang biasanya dipakai untuk tempat hewan ternak, atau pun sebagai tempat peralatan bekerja.

4. Rumah Adat Suku Luwuk

rumah suku luwuk
Image source from aaurumid.blogpot.com

Rumah tradisional Sulawesi Selatan, suku Luwuk dulunya adalah rumah Raja Luwu.

Rumah ini dibangun dengan 88 pilar yang terbuat dari kayu.

Nuansa itu seperti rumah panggung, berbentuk bujur sangkar, dan finishing jendela serta pintu sama.

Di bagian atas rumah, ada tiga hingga lima puncak atau punggungan.

Ini adalah penanda siapa yang memiliki ini.

Rumah ini terdiri dari bagian depan yang disebut tulung sipulung, fungsinya sebagai tempat menerima tamu.

Ruang tamu yang merupakan tempat pribadi atau pribadi keluarga dan kamar.

Dan bagian belakang rumah itu lebih kecil dari kamar lainnya.

Yang membedakan rumah ini dari rumah lain adalah ukiran dan ukiran ornamen. Ornamen rumah tradisional ini disebut bunga prengreng, yang melambangkan filosofi sulur penyebaran kehidupan yang berarti beruntung tanpa gangguan. Ornamen ini bisa ditemukan di papan jendela, anjong (penutup bangunan), atau pun papan tangga.

5. Rumah Adat Suku Mandar

rumah suku mandar
Image source from pewartanusantara.com

Rumah adat Suku Mandar mempunyai bentuk yang persis dengan rumah adat Makassar dan Bugis. Tetapi, bisa kita bedakan saat kita melihat pada bagian teras (lego) yang lebih luas. Tidak hanya itu, bentuk atap dari rumah adat dari Suku Mandar ini memiliki bentuk mirip seperti ember yang condong ke depan.

 

Cukup sekian artikel tentang rumah adat Sulawesi Selatan (SulSel), semoga bermanfaat bagi kamu, silahkan share agar orang disekitar kamu juga mengetahuinya. And see you next article.

2 thoughts on “Rumah Adat Sulawesi Selatan”

Leave a Comment