letak astronomis asean

Letak Astronomis ASEAN

Letak Astronomis ASEAN yaitu terletak di 28°LU – 11ºLS & 93ºBT – 141ºBT. Letak yang ditentukan berdasarkan pada letak wilayah di garis lintang dan garis bujur.

Wilayah ASEAN terletak dari titik 28º lintang utara hingga 11º lintang selatan, juga dari 93º bujur timur hingga ke 141º bujur timur.

Seluruh daerah ASEAN terbentang di wilayah bumi di bagian timur, tetapi secara vertikal ASEAN terletak di wilayah bumi bagian utara dan bagian selatan, jadi wilayahnya berada dari lintang utara atau LU hingga lintang selatan atau LS.

Hanya 9 negara ASEAN yang berada di bagian utara, dan hanya  Indonesia juga yang terletak di bagian utara serta selatan. Timur Leste tidak termasuk anggota resmi, karena wilayahnya berada di bagian selatan bumi.

Pengaruh Dari Letak Astronomis ASEAN

Mempunyai banyak pengaruh tentang keberadaan ASEAN secara astronomis yang dilihat dari posisi lintang dan garis bujur. Berikut ini adalah pengaruh atau dampak pada letak astronomis ASEAN disertai penjelasannya.

Cuaca

Kebanyakan dari Negara ASEAN mempunyai iklim tropis. Dampak dari beberapa negara ASEAN semacam Indonesia yang hanya mempunyai 2 iklim saja, yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Iklim

Garis khatulistiwa sangat lah berdekatan dengan letak ASEAN, maka dari kebanyakan negara ASEAN mempunyai iklim tropis. Beriklim tropis mengakibatkan pada wilayah Asia Tenggara akan medapatkan cahaya matahari sepanjang tahun.

Kelembapan Udara

Akibat dari letak astronomis akan berpengaruh pada tingkat kelembaban udara yang sangat tinggi. Penyebab hal ini dikarenakan dengan adanya penguapan yang tinggi, dengan begitu dapat berpengaruh  kepada pemanasan global.

Curah Hujan

Pengaruh dari posisi astronomis ASEAN adalah curah hujan yang turun. Kawasan ASEAN akan mempunyai curah hujan yang tinggi di separuh besar wilayahnya. Maka dari itu banyak wilayah hutan hujan tropis yang terbentuk.

Ekonomi

Bidang ekonomi juga dapat dipengaruhi oleh lokasi geografis di ASEAN. Karena iklim tropis ASEAN, matahari akan terus bersinar di negara-negara ASEAN.

Ini digunakan oleh penduduk untuk bertani dan bercocok tanam, sehingga sektor ekonomi negara-negara ASEAN banyak fokus pada pertanian.

Perbedaan Waktu

Salah satu hasil dari lokasi astronomi adalah adanya pembagian waktu. Di ASEAN, pembagian waktu dibagi menjadi tiga, yaitu GMT + 7, GMT + 8 dan GMT + 9. Di Indonesia pembagian waktu ini disebut sebagai WIB ( Waktu Indonesia bagian Barat), WITA ( Waktu Indonesia bagian Tengah), dan WIT ( Waktu Indonesia bagian timur).

Perbatasan Wilayah Asean Menurut Astronomis

Secara astronomis, kawasan ASEAN juga memiliki batas-batas di sekitarnya.

Batas-batas astronomi sebenarnya tidak berbeda dengan batas geografis, karena pada batas melihat daerah-daerah yang berbatasan dengan ASEAN.

Bagian Utara

Di sebelah utara, wilayah ASEAN berbatasan dengan Cina, yang merupakan bagian dari wilayah Asia Timur.

Selain itu, ASEAN juga berbatasan dengan wilayah perbatasan Laut Cina Timur.

Bagian Selatan

Di selatan, wilayah ASEAN dibatasi oleh Australia dan Australia secara keseluruhan.

Selain itu, ASEAN juga berbatasan dengan wilayah perbatasan Samudra Hindia.

Bagian Timur

Di sebelah timur, wilayah ASEAN berbatasan dengan negara Papua Nugini yang mencakup benua Australia.

Selain itu ASEAN juga berbatasan dengan kawasan perairan Samudra Pasifik.

Bagian Barat

Di selatan, wilayah ASEAN dibatasi oleh Australia dan Australia secara keseluruhan.

Selain itu, ASEAN juga berbatasan dengan wilayah perbatasan Samudra Hindia.

 

Penutupan

Cukup sekian artikel tentang Letak Astronomis ASEAN, semoga bermanfaat bagi kamu, silahkan share agar orang disekitar kamu juga mengetahuinya. And see you next article.

Leave a Comment