surga

Cerita Nabi Adam

Hai teman temanku semua, Disini saya akan share cerita kisah nabi adam yang penuh suka dan duka. Namun apakah kalian tahu siapa nama – nama nabi Allah swt?

Lalu apakah perbedaan nabi dengan rosul? Mungkin ada yang mengetahui dan ada yang belum mengetahuinya, maka dari itu saya akan membahas satu persatu membahas tersebut. Sebelum kita ke Cerita Nabi Adam AS kita akan membahas Nabi dan Rosul terlebih dahulu.

Agama islam mempunya 6 rukun iman, yang diantaranya itu ada iman kepada Rosul dan Nabi-Nya. Dengan cara apa kita beriman kepada Rosul dan Nabi itu? Kita mengamalkan amalan-amalan yang telah diajakannya, itu sudah termasuk beriman kepada Rosul-Nya.

Apa Itu Nabi?

Apa itu Nabi?
Pixabay.com

Menurut agama islam Nabi merupakan seorang yang telah diberi wahyu oleh Allah Swt untuk menyampaikan syari’at yang diemban kepada rosul sebelumnya. Berbeda dengan Rosul yang membawa syariat atau pun risalah yang baru.

Didalam Kitab Al-Quran telah disebutkan beberapa nama nabi, seperti Nabi yang pertama serta manusia pertama ialah Nabi Adam AS. dan Nabi plus Rosul yang terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW.

Perbedaan Antara Nabi dan Rosul

Nahh jika kalian sudah tau apa itu nabi, sekarang pertanyaannya apakah kalian mengetahui perbedaan antara nabi dan rosul?

Apa Itu Rosul?

Rosul diambil dari kata risalah yang memiliki arti penyampain. Rosul ialah seseorang yang telah diberikan kepercayaan atau pun wahyu oleh Allah SWT lalu rosul tersebut memiliki kewajiban yaitu mengamalkannya dan menyampaikan wahyu tersebut kepada umatnya.

Maka dari itu, berikut ini perbedaan antara Nabi dan Rosul :

  • Rosul menerima wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umatnya, sedangkan Nabi menerima wahyu dari Allah SWT hanya untuk dirinya sendiri.
  • Rosul diutus kepada golongan yang kafir (belum beriman), sedangkan Nabi diutus kepada kaum yang sudah beriman.
  • Rosul sudah dipastikan menjadi Nabi, namun Nabi belum tentu Rosul.
  • Rosul mendapatkan wahyu dari Allah SWT melalui mimpi serta malaikat dan dapat melihat malaikat tersebut, sedangkan Nabi hanya menerima wahyu dari mimpi saja.

Demikian perbedaan antara Nabi dan Rosul, namun apakah kalian tahu jumlah Nabi dan Rosul yang sesungguhnya?

Jumlah Nabi dan Rosul yang Sesungguhnya

Nabi Adam?
Pixabay.com

Memiliki banyak sekali pendapat tentang masalah jumlah Nabi dan Rosul. Ada yang berpendapat jika Nabi berjumlah lebih dari 120.000, dan jumlah Rosul ialah sekitar 312. Tetapi didalam Al-Quran hanya terdapat beberapa Nabi dan Rosul yang telah disebutkan didalam surat Ghafir ayat 78, yang artinya sebagai berikut :

“Dan sungguh, kami telah mengutus beberapa Rosul sebelum engkau (Muhammad), diantara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan diantara nya ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak ada seorang Rosul membawa suatu mukjizat , kecuali seizin Allah SWT. Maka apabila  telah datang perintah Allah, (untuk semua perkara) diputuskan dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang – orang yang berpegang kepada yang batil.”

Maka dari itu banyak sekali yang berpendapat tentang jumlah Nabi dan Rosul Allah SWT. Namun terdapat 25 Nabi dan Rosul yang telah disebutkan didalam Al-Quran dan Hadist yang wajib kita imani sebagai umat muslim.

25 Nama – Nama Nabi dan Rosul :

  1. Nabi Adam AS
  2. Nabi Idris AS
  3. Nabi Nuh AS
  4. Nabi Hud AS
  5. Nabi Saleh AS
  6. Nabi Ibrahim AS
  7. Nabi Luth AS
  8. Nabi Ismail AS
  9. Nabi Ishak AS
  10. Nabi Yaqub AS
  11. Nabi Yusuf AS
  12. Nabi Syu’aib AS
  13. Nabi Ayyub AS
  14. Nabi Dzulkifli AS
  15. Nabi Musa AS
  16. Nabi Harun AS
  17. Nabi Daud AS
  18. Nabi Sulaiman AS
  19. Nabi Ilyas AS
  20. Nabi Ilyasa’ AS
  21. Nabi Yunus AS
  22. Nabi Zakaria AS
  23. Nabi Yahya AS
  24. Nabi Isa AS
  25. Nabi Muhammad SAW

Itu tadi nama nama Nabi dan Rosul yang telah disebutkan didalam Al Quran dan Hadist, namun Nabi ada yang disebutkan Nabi Ulul ‘Azmi, apakah Ulu Azmi’ itu? Dan siapa saja yang menjadi Nabi Ulul Azmi’?

Nabi Ulul Azmi’

Perbedaan antara Nabi dan Rosul juga bisa terlihat dari hati nya yang sangat mengagumkan. Dari 25 nama Nabi diatas terdapat 5 Nabi yang mempunyai sifat Ulul Azmi’. Mempunyai sifat sabar dan tabah yang luar biasa, serta keteguhan hat yang sangat mengagumkan. Meskipun Allah telah memberikan banyak sekali ujian kepada mereka namun mereka tetap sabar, teguh, senantiasa bertawakkal kepada Allah untuk menyampaikan ajarannya kepada umatnya.

Nama – Nama Nabi Ulul Azmi’

  1. Nabi Nuh AS
  2. Nabi Ibrahim AS
  3. Nabi Musa AS
  4. Nabi Isa AS
  5. Nabi Muhammad SAW

Dengan demikian itu Nabi yang memiliki gelar Ulul Azmi’ yang telah membawa umatnya dengan sabar, hati yang baik, serta tabah atas ujian yang diberikan oleh Allah SWT.

Cerita Nabi Adam AS (Manusia Pertama)

Bumi bulat
Pixabay.com

Awal Mula Terciptanya Nabi Adam AS

Nabi Adam AS adalah Nabi serta Manusia Pertama yang telah diciptakan oleh Allah SWT sebagai khalifah atau pemimpin di Bumi ini. Sebelum menciptakan Nabi Adam, Allah SWT menciptakan malaikat yang terbuat dari nur (cahaya) dan Iblis yang berasal dari naar (api).

Kemudian barulah Allah menciptakan Nabi Adam yang tercipta dari tanah lalu diberikannya roh ke dalamnya raganya, dan jadilah Nabi Adam tersebut.

Allah memberikan pengetahuan tentang semuanya yang ada di alam semesta yang tidak diberikan kepada makhluk lain. Setelah itu, Allah  menuruh Malaikat dan Iblis untuk sujud kepada Adam.

Semua Malaikat pun menuruti perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Adam, namun Iblis menolak kan hal ini. Ia berkata bahwa dirinya lebih mulia dibandingkan oleh Nabi Adam yang diciptakan oleh tanah dan iblis diciptakan oleh api.

Jatuhnya Nabi Adam AS Ke Bumi

Karena iblis tidak mau menuruti perintah Allah SWT yaitu sujud. Allah pun murka terhadap iblis tersebut, iblis bersumpah untuk menggoda Adam dan keturunannya agar melanggar perintah Allah SWT.

Setelah itu Nabi Adam ditempatkan ke tempat yang paling indah di alam semesta ini yaitu surga yang penuh dengan kenikmatan. Namun Nabi Adam merasa kesepian karena tidak ada yang menemaninya didalam surga seorang diri saja, lalu Allah SWT pun meciptakan Siti Hawa dari tulang rusuk Nabi Adam AS untuk menemaninya di dalam surga.

Nabi Adam dan Siti Hawa pun hidup bahagia di dalam surga, karena bisa menikmati semua yang ada didalam surga tersebut. Tetapi ada satu larangan Allah yang tidak boleh dilanggar, yaitu tidak boleh mendekati pohon buah khuldi atau memakannya.

Iblis pun merasa irii terhadap sepasang manusia tersebut dan berusaha menggoda Adam dan Hawa untuk melanggar larangan tersebut. Semulanya pun Nabi Adam dan Siti Hawa tetap kuat imannya untuk tidak mendekati pohon tersebut, tetapi iblis tidak menyerah begitu saja.

Iblis adalah makhluk yang memiliki banyak cara yang licik untuk menghasut Nabi Adam dan Siti Hawa. Sampai akhirnya Nabi Adama dan Siti Hawa pun tergoda dan memakan buah khuldi tersebut.

Karena Nabi Adam dan Siti Hawa telah melanggar larangan tersebut, Allah pun marah dan diusir dari surga dan diturukannya ke Bumi ini. Nabi Adam dan Hawa pun khilaf atas kesalahannya dan meinta taubat nasuha kepada Allah SWT.

Cerita Nabi Adam pun tak hanya sampai disini.

Cerita Nabi Adam dan Siti Hawa Saat di Bumi

Turunlah kamu ke bumi sebagian daripada kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Kamu tetap tinggal dan hidup disana sampai waktu yang telah ditentukan.

Turunlah Ia ke Bumi menghadapi hidup yang berbeda dari hidup di surga. Adam dan Hawa harus bertahan hidup dan menyebar ke seluruh bumi. Hingga terbentuklah berbagai negara, provinsi, suku, dan masih banyak lagi.

Cerita Nabi Adam di Dalam Al-Quran

Al-Quran
Pixabay.com

Al-Quran telah menceritakan kisah Nabi Adam diantaranya di surah Al-Baqarah ayat 30-38 dan surah Al-A’raaf ayat  11-25.

Hikmah yang Bisa Diambil Dari Cerita Nabi Adam

Pengajaran yang terdapat pada cerita di atas ialah larangan dan perintah Allah atau apa pun yang diciptakan-Nya terkadang belum/tidak bisa dicapai oleh logika otak manusia. Meskipun demikian kita harus tetap mematuhi larangan-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Jika seseorang  yang telah berbuat dosa dan melakukan maksiat seharusnya ia tak boleh untuk berputus asa dari rahmat Allah SWT melainkan ia harus bertaubat dan meminta ampun kepada-Nya.

Hikmah yang bisa kita ambil selanjutnya ialah sifat congkak dan sombong selalu mengakibatkan rugi dan binasa kepada diri kita sendiri. Seperti iblis yang telah sombong atas perbuatannya yang tidak mau menuruti perintah untuk sujud kepada Nabi Adam dan merasa ia menjadi makhluk yang paling mulia.

Sehingga iblis diturunkan dari singgahsananya dan diusir dari surga serta laknat Allah yang melekat hingga hari kiamat.

Cerita Wafatnya Nabi Adam AS

jalan di gurun
Pixabay.com

Dari Uttiy bin hamurah As-Sa’di berkata, “Aku melihat seorang Syaikh di Madinah sedang berbicara. Dan aku pun bertanya tentangnya.” Lalu mereka pun menjawab, “Ia adalah Ubay bin Ka’ab.”

Ubay pun berkata “Saat maut datang menjemput Adam, dia berkata kepada anak-anaknya, ‘Wahai anak-anakku, aku ingin makan buah surga.’ Lalu anak-anaknya pergi mencari untuknya. Mereka disambut oleh para malaikat yang telah membawa kafan Adam dan wewangiannya.

Mereka juga membawa kapak, sekop, dan cangkul.

Dicabutnya Nyawa Nabi Adam As

Para malaikat bertanya, “Wahai anak-anak adam, apa yang kalian cari? Apa yang kalian mau? Dan kemana kalian pergi?”

Lalu mereka pun menjawab, “Ayahanda kami sakit, dia ingin makan buah dari surga.”

Malaikat pun menjawab, ” Pulanglah, karena telah datang ketetapan untuk ayahanda kalian.”

Setelah itu malaikat pun datang. Siti Hawa melihat sosok yang telah lama ia kenal, maka dia berlindung kepada Adam.

Adam berkata kepada Hawa “Menjauhlah dariku. Aku pernah melakukan kesalahan karena dirimu. Biarkan aku dengan malaikat Tuhanku Tabaraka wa Taala. 

Dan malaikat pun mencabut nyawanya, memandikannya, mengkafaninya, lalu memberi wangi-wangian, serta menyiapkan kuburnya dengan membuat liang lahat di kuburnya dan meletakkan Adam di dalamnya, lalu mereka letakkan batu bata diatasnya.

Kemudian mereka keluar dari kubur, mereka keluar dari kuburnya, mereka menimbunnya dengan batu. Dan berkata, “Wahai Bani Adam, ini adalah sunnah kalian.”

Postur Tubuh Nabi Adam / Manusia Pertama Menurut Ilmu Pengetahuan

Nabi Adam bertubuh sangat tinggi dan sangat kekar. Seperti yang dijelaskan oleh Rosulullah SAW yang berkata, “Allah telah menciptakan Nabi Adam dengan tinggi, 60 hasta. Kemudian setelah Adam, makhluk itu semakin berkurang tingginya seperti sekarang ini.” 

Catatan :

1 Hasta : 45,72 cm.
Maka dari itu tinggi Nabi Adam sekitar 27,432 meter.

Sekian dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua,
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh.

Leave a Comment